"ayo dong Ti ambilnya yang banyak biar sehat, mana kenyang kalau sedikit gitu"

Berbagai macam masakan kepiting, asam manis, asam manis telur asin, lada hitam, goreng, saus tiram terus macam-macam cah kangkung, cumi, trus... lupa hihihi. Porsi untuk kepitingnya ada 2 macem, yang kecil seharga 60k-65k (mbak-mbaknya biasa nyebut porsi setengah) terus yang besar seharga 110k. Kali ini gw mesen kepiting asam manis telur asin dan kepiting lada hitam masing-masing setengah porsi trus seporsi cah kangkung polos buat berdua. Ini niy fotonya, mayan banyak kan porsinya, maap yang kiri udah rada dicowel dikit hehehe.

Sedap sekaleh... pengen bawa pulang ke Jakarta tapi sayangnya pas pulang via bandara Sepinggan nggak sempet mampir di resto kepiting kenari yang ada di Balikpapan. Laen kali pasti diulang.
4 hari yang mengenyangkan dan membulatkan... tiba-tiba jadi keinget masi ada gembolan kue bingka bikinan ibu mertua dan sekardus amplang dan kuku macan. Mau..mau...mau....?!?!?
Mh..wondering MI bakal sedih nggak ya, secara ini pengalaman pertama doi sholat Ied ngga bareng orang tua-nya. Semoga kebahagiaan doi ngerayain lebaran bareng gw bisa sedikit menutupi kesedihannya. Tahun depan gantian dey beb...sholat Ied di rumah mertua.
SELAMAT HARI RAYA IDUL FITRI
MOHON MAAF LAHIR DAN BATIN
Selamat liburan teman-teman...
Selamat berkumpul bersama keluarga
- tiket Jakarta-Surabaya
- tiket Surabaya-Balikpapan
- tiket Balikpapan-Jakarta
- tiket Balikpapan-Surabaya
- zakat fitrah dan zakat maal (yang ini didelegasikan ke MI aja kali ya buat ngurus)
- baju muslim buat di Surabaya dan Tenggarong
- baju koko MI buat di Tenggarong
- baju secukupnya
- mukena (apa minjem punya mama aja ya?)
- toiletries
- oleh-oleh buat ibu dan bapak mertua (biar makin disayang hehehe..)
- uang kecil angpaw buat para sepupu dan keponakan MI (keluarga MI tuh bisa bikin 1 play group sama 1 grup paduan suara kali saking banyaknya)
- buku bacaan supaya nggak be-te
- charger Jave
- update song list di MP3
- cemilan untuk perjalanan ke Tenggarong (disiapin di Surabaya)
- obat-obatan pribadi
- titip BONI ke pengamanan kantor
- ntar ditambah lagi kalau inget
Oiya gara-gara browsing beberapa hari ini jadi muncul ide untuk sekalian explore Kalimantan Timur, pulau Derawan telah memikatku dengan keindahan alamnya. Semoga aja MI mengabulkan...we'll see seberapa kuat rayuanku menaklukkannya...
Powered by Telkomsel BlackBerry®
Bagi beberapa orang, termasuk saya, mungkin pengalaman merasakan gempa kali ini merupakan pengalaman pertama merasakan gempa berkekuatan lumayan kencang. Cukup bikin senam jantung juga..
Saat terjadi gempa terjadi, kebetulan saya tidak sedang berada di cubicle saya di lantai 12, saya sedang berada di depan mesin ATM yang ada di lobby gedung sehingga cukup mudah untuk melakukan evakuasi ke luar gedung. Alhamdulillah.. Sayangnya saya jadi kehilangan momen panik yang dirasakan teman-teman yang berada di atas gedung, tentu saja goyangannya pasti terasa lebih dahsyat atau ambience yang cukup berbeda saat evakuasi melalui tangga darurat. Menurut cerita teman-teman suasana di tangga darurat ketika itu cukup menegangkan, doa-doa pun diucapkan sepanjang lorong tangga darurat, komentar banyak teman "jadi ingat mati" serem tapi ya memang itu yang dirasakan.
Secara berangsur teman-teman kantor berhasil turun dan menjauh dari gedung. Ketika itu saya tidak tahu apakah jarak yang kami ambil cukup aman apabila benar-benar terjadi sesuatu terhadap gedung kami. Semoga cukup aman...Tidak ada penanda assembly point atau setidaknya arahan jarak yang aman bagi kami dari pengamanan kantor, seingat saya pun ketika pernah dilakukan latihan evakuasipun kami tidak dilatih untuk menuju satu titik tertentu sebagai point berkumpul.
Beberapa saat setelah gempa terjadi terjadi sedikit kesulitan untuk melakukan komunikasi melalui telepon genggam, sebagaimana dikeluhkan oleh beberapa teman (handphone saya tertinggal di meja cubicle). Mungkin karena pada saat yang bersamaan semua orang menggunakan sambungan telepon untuk menghubungi sanak saudaranya di rumah atau mungkin memang gangguan karena dampak gempa (sok tau banget hihihi). Untung saja tidak berlangsung lama, sambungan telepon sudah lancar, hampir semua orang disekitar saya menelepon untuk memastikan keluarga dirumah baik-baik saja.
Saat menunggu izin dari petugas pengamanan kantor untuk memasuki kembali gedung ada banyak cerita seru saat proses evakuasi. Ada teman yang saking paniknya ketika akan turun melalui tangga darurat dan berniat untuk membawa handphone malah salah membawa kalkulator, kocak... atau beberapa teman yang teringat tentang teori segitiga kehidupan saat gempa, memilih tetap berada di tempat dan berlindung disamping benda kokoh namun ketika gempa semakin kencang menjadi nggak PD dan panik kemudian segera berlari mengevakuasi diri melalui tangga darurat hihihi....teorinya oke tapi tidak lulus ujian praktek hehehe. Tapi tak apalah hanya dengan mendengar cerita dari teman-teman saja cukup daripada harus mengalami sendiri.
Dilaporkan oleh beberapa media massa pasca gempa, terdapat beberapa korban jiwa di Tasikmalaya selain tentu saja kerugian materi karena mengalami kerusakan atau kehilangan tempat tinggal. Diperburuk juga terjadinya tanah longsor beberapa saat setelah gempa yang menambah jumlah korban meninggal.
Turut berduka cita untuk korban gempa di Tasikmalaya. Semoga dengan bencana ini semakin mendekatkan dan membuat kita selalu ingat kepada dzat penggenggam langit dan bumi.
Powered by Telkomsel BlackBerry®
Australia negeri wol katanya...katanya...kangguru binatangnyanah yang kali ini gw mau share bukan tentang Aussie siy, tapi tentang Singapore. Lagunya mungkin jadinya begini
katanya..katanya...
Singapura negeri singa katanya... katanya... mall ada dimana mana...
Yup The Esplanade, gedung pertunjukan berbentuk belahan durian ituw. Pada kesempatan sebelumnya gw sudah pernah pergi ke salah satu landmark Singapore itu tapi hanya sekedar memanfaatkannya sebagai obyek foto, sekedar menikmati live music di dome terbuka disamping gedung itu atau kalaupun masuk ke dalam The Durian sebatas hanya menikmati pemandangan Singapore dari atas atapnya. Belum pernah nonton pertunjukan atau konser disana. Excited sekali rasanya mau menikmati suguhan musik di gedung yang memang dirancang khusus yang (setahu gw) Indonesia belum punya.
How to get the ticket?
Awalnya gw cari info ke Singapore Visitor Centre yang ada di pinggir Orchard Road. Pelayanan pegawai yang ada disana very helpfull. Untuk detil informasi yang kita tanyakan dan dia kurang tahu, dia dengan senang hari membantu untuk meneleponkan dan menanyakan. Sayangnya karena gw datang sudah larut, the esplanade sudah tutup, telepon si pegawai itu hanya dijawab mesin penjawab. Hebatnya gw tidak dibiarkan pulang dengan tangan kosong, gw dibekali informasi kalau tiket dan informasi pertunjukan bisa kita peroleh di loket Sistic yang ada di beberapa mall di sekitar penginapan (salah satunya di Centre Point Mall).
Sebagai seorang yang awam, menilai akustik di concert hall itu keren banget. Nggak ada tuh kita denger suara mic berdecit memekakan telinga atau gaungan yang nggak perlu karena emang disana sepenuhnya memanfaatkan kecanggihan akustik ruangan itu sendiri (gw anggap paham ya yang gw maksud hihihihi).
SSO top lah. Semoga di Indonesia cepet bisa punya gedung pertunjukan sekeren Singapore. Tertarik buat kesana ? Cheers

